Ungkrung jati
18 Desember 2015 18:52:53 WIB
Setelah sebulan disibukan dengan kegiatan pertanian,kaum ibu dan anak-anak di padukuhan Beji,Desa Beji mempunyai kegiatan baru"golek ungkrung".Kegiatan ini dilakukan pada siang hingga sore hari,setelah kaum ibu menyelesaikan rutinitas dirumah dan anak anak pulang sekolah.Ungkrung adalah kepompong ulet pemakan daun jati,yang kebetulan di Desa Beji banyak tumbuh pohon jati.Binatang ini adanya setahun sekali,membuat warga memanfaatkan moment ini dengan baik.Selain dikonsumsi sendiri "ungkrung"ini juga oleh masyarakat dijual dengan harga 100ribu per kilo belum ongkos kirim.Begitu banyaknya pesanan dari luar kota membuat warga masyarakat semakin semangat untuk "golek ungkrung"untuk menambah penghasilan keluarga.
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Tahun Anggaran Baru, Lurah Beji Adakan Rakor Perdana di 2026
- Dana Desa Turun Drastis, Pemerintahan Kalurahan Beji Adakan Musyawarah
- Hadiri Pra Musrenbang Kapanewon, Lurah Beji Usulkan Program Ini
- Kamis sampai Jumat Pelayanan Tutup, Ada Apa ?
- 2026 Dana Desa Tidak Diperbolehkan Untuk Seremonial
- Pemerintah Kalurahan Beji Serahkan Modal ke BUMKal
- Lurah Beji Perintahkan Apel Pada Jumat 19 Desember














